Cloud System

Cloud Computing merupakan sistem komputasi yang di sederhanakan untuk berjalan hanya pada web browser, dimana akses tersedia untuk menggunakan aplikasi yang berbasiskan web dan memungkinkan user untuk melakukan banyak tugas-tugas sederhana tanpa booting sistem operasi pada skala penuh. Karena kesederhanaannya, boot pada sistem awan hanya dalam beberapa detik, Sistem operasi. dirancang untuk Netbooks, Mobile Internet Devices, dan PC yang terutama digunakan untuk browsing Internet.

Atau dapat dikatakan cloud computing merupakan teknologi yang menggunakan internet dan pusat data dapat di remote dengan aplikasi berbasis web. sistem ini terbagi terbagi menjadi 3 segmen yaitu “Application”, “Storage” dan “Connectivity” dan setiap segmen memiliki tujuan masing-masing.

Contoh simple dari teknologi ini adalah Yahoo Email, Gmail dan lain-lain yang semuanya untuk dapat menggukan harus terhubung dengan internet.  Anda tidak perlu menginstall software atau memiliki server anda hanya perlu koneksi internet dan dapat langsung menggunakannya.

server dan email management sofware semua dalam “cloud” (Internet) dan semuanya di manajemen oleh cloud service provider seperti google, yahoo, Oracle, Microsoft dan lain-lain. dapat di analogikan seperti “if you need milk, would you buy a cow ?”

Dengan perkembangan bahasa pemrograman berbasis web seperti Ajax, HTML 5, PHP dan CSS, maka terciptalah aplikasi- aplikasi yang mendukung teknologi ini.

Google merupakan salah satu perusahaan yang banyak menciptakan aplikasi berbasis teknologi cloud, seperti office yang memungkinkan user dapat membuat dokumen ber bentuk word atau excel dari web browser. Aplikasi game yaitu Agrybird sudah mengadopsi cloud computing anda dapat mencobanya di http://chrome.angrybirds.com/

Cloud Computing terdiri dari beberapa karakteristik yaitu

  • Autonomic Computing
  • Client-Server Model
  • Grid Computing
  • Mainframe Computer
  • Untility Computing
  • Peer to Peer

Cloud computing pada dasaranya adalah menggunakan Internet-based service untuk meng support business process. Cloud service biasanya memiliki beberapa karakteristik, diantaranya adalah:

  • Sangat cepat di deploy, berarti instant untuk implementasi.
  • Biaya start-up teknologi murah dan juga tidak ada investasi kapital.
  • Biaya dari service dan pemakaian akan berdasarkan komitmen yang tidak fix.
  • Service ini dapat dengan mudah di upgrade atau downgrade dengan cepat tampa adanya Penalty.\
  • Service ini akan menggunakan metode multi-tenant (Banyak customer dalam 1 platform).
  • Kemampuan untuk meng customize service akan menjadi terbatas.

Teknologi cloud akan memberikan kontrak kepada user untuk service pada 3 tingkatan :

  • Infrastructure as Servive (IaaS): hal ini meliputi Grid untuk virtualized server, storage & network. Contohnya seperti Amazon Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service.
  • Platform as Service (PaaS) : hal ini memfokuskan pada aplikasi dimana dalam hal ini memungkinkan developer untuk tidak memikirkan hardware dan tetap fokus pada application development nya tampa harus mengkhawatirkan operating system, infrastructure scaling, load balancing dan lainya. Contoh nya yang telah mengimplementasikan ini adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
  • Software as Service  (SaaS): Hal ini memfokuskan pada aplikasi denga Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0. contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan social network application seperti FaceBook.

Sebagaimana yang dikatakan sebagai bisnis service, dengan teknologi cloud anda sebaiknya mengetahui dan memastikan apa yang anda bayar dan apa yang anda investasikan sepenuhnya memang untuk kebutuhan anda menggunakan service ini. Anda harus memperhatikan pada beberapa bagian yaitu:

  • Service level – Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari application atau transaksi. Hal ini mengharuskan untuk memahami service level yang didapatkan mengenai transaction response time, data protection dan kecepatan data recovery.
  • Privacy- Karena orang lain / perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di baca oleh pemerintah U.S. dapat terjadi tampa sepengetahuan anda atau approve dari anda.
  • Compliance -Secara teoritis cloud service provider diharapkan dapat menyamakan level compliance untuk penyimpanan data didalam cloud, namun karena service ini masih sangat muda anda diharapkan untuk berhati hati dalam hal penyimpanan data.
  • Data ownership – Apakah data anda masih menjadi milik anda begitu data tersebut tersimpan didalam cloud? mungkin pertanyaan ini sedikit aneh, namun anda perlu mengetahui seperti hal nya yang terjadi pada Facebook yang mencoba untuk merubah terms of use aggrement nya yang mempertanyakan hal ini.
  • Data Mobility – Apakah anda dapat melakukan share data diantara cloud service? dan jika anda terminate cloud relationship bagaimana anda mendapatkan data anda kembali? Format apa yang akan digunakan ? atau dapatkah anda memastikan kopi dari data nya telah terhapus ?

Sumber : google,etc

Advertisement

Posted on 5 December 2011, in Code, Computer, mind and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.